|
Raja Jagung Investasi di Palu |
|
Ditulis oleh abang
|
|
Friday, 22 February 2008 |
|
Sore itu hujan turun menguyur Kota Palu, sebuah pesan singkat baru saja diterima oleh kru Redaksi Majalah Investasi “H.Malik sedang ada di palu” ! Tim redaksi segera bergegas menembus hujan, “sebuah kesempatan yang jarang untuk bertemu dengan direktur CV. Mas Jaya ini, yang telah membuka 11 Pabrik jagung di Indonesia. Betapa terkejutnya kami, ketika bertemu dengan sosok yang akhir-akhir ini sering menjadi perbincangan dikalangan birokrat dan pengusaha kota Palu. Tak ada yang nampak istimewa dari perawakannya, sederhana, lugas namun berkarakter itulah yang kami tangkap dari perbincangan awal dengan lelaki kelahiran Polewali 1958 ini. Terlahir sebagai seorang anak petani miskin di desanya, H.Malik kecil telah terbiasa bekerja keras. Kadang menjadi buruh pabrik dan kadang pula menjadi buruh sawah bagi orang lain. Namun kondisi ekonomi seperti ini, tak menyurutkan langkah H.Malik untuk terus bekerja. Dengan tekatnya ayah dari enam orang anak terus berusaha, dengan falsafah ”Tuhan tak senang dengan orang-orang malas”. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
TPP Bahas Kawasan Industri Kota Palu |
|
Ditulis oleh Abang
|
|
Saturday, 09 February 2008 |
InvestasiPalu.com. Tim Percepatan Pembangunan (TPP)Kota palu, jumat (1 februari 2008) kemarin kembali mengadakan rapat kordinasi dengan Satuan Kerja Pelaksana Daerah (SKPD) pemkot palu. Pada pertemuan kali ini yang menjadi fokus pembasahan menyangkut kesiapan kawasan industri kota palu. Menurut kordinator Pokja Kawasan Industri Gunawan M. Arsyad ketika melakukan presentasinya,” Kawasan Industri merupakan bagian dari Visi besar walikota untuk mewujudkan palu sebagai pintu gerbang perdagangan industri kakao dan rotan mesti mendapatkan perhatian serius seluruh kalangan, baik jajaran instansi teknis terkait maupun masyarakat secara luas”. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
Ditulis oleh abang
|
|
Wednesday, 23 January 2008 |
|
  Investasipalu.com. Selain memiliki pelabuhan pantoloan sebagai sarana transportasi laut, kota palu kembali menambah satu asset di jalur transportasi laut dengan diserahkannya pengelolaan pelabuhan Ferry Taipa dari pemerintah propinsi Sulawesi Tengah ke Pemkot Kota Palu ( jumat 18 Januari 2008). Serah terima ini diberikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah kepada Walikota Palu. Sejumlah Muspida jajaran Pemerintah Propinsi dan Pemkot hadir dalam serah terima tersebut. Walikota Palu menegaskan dengan diserahkannya pelabuhan Ferry tersebut merupakan tambahan asset bagi kota palu untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi daerah lewat jalur laut. Menurut Sekertaris Kota Palu Arifin H.Lolo Pihak propinsi sebenarnya telah merencankan penyerahan pelabuhan Ferry tersebut sejak tahun 2002 namun karena persoalan SDM, pengelolaan pelabuhan tersebut baru bisa diserahkan pada tahun ini. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
Sulawesi Tengah Menuju Era Industri Kelautan Berbasis Pro pasar dan pro Rakyat |
|
Ditulis oleh abang
|
|
Thursday, 17 January 2008 |
 Investasipalu.com. Selasa 15 Januari 2007 bertempat di hotel Wisata palu, Forum dialog Optimalisasi Pemanfaatan Sumber daya kelautan Sulawesi Tengah dan PT.Poros Nusantara Bogor melaksanakan Dialog terbatas dengan tema "Skenario Investasi Industri Kelautan Berbasis Ekonomi Perikanan Rakyat". Pada diskusi kali ini, selain mempresentasikan potensi ekonomi perikanan yang dimiliki indonesia terkhusus Sulawesi Tengah. PT Poros Nusantara juga mengajak seluruh bupati/ walikota Se-Sulawesi Tengah untuk memberikan perhatian bagi potensi laut maupun teluk yang dimiliki propinsi sulawesi tengah. Luas laut wilayah sulawesi Tengah diperkirakan mencapai 189.480 km 2. Laporan berbagai studi independent menyebutkan laut sulawesi tengah memiliki potensi perikanan sebesar 1.164.215 ton dengan pemberdayaan baru mencapai 2,05 persen. Dari Laporan Dinas kelautan Propinsi Sulawesi Tengah mengungkapkan pemberdayaan sektor kelautan pada umumnya masih lebih banyak terfokuskan pada karang mutiara, budi daya rumput laut serta ikan hias. |
|
Baca selengkapnya...
|
|
Sulawesi Tengah Tuan Rumah BKPRS |
|
Ditulis oleh abang
|
|
Tuesday, 15 January 2008 |
 Investasipalu.com. Senin 14 januari 2007 bertempat di aula pertemuan silae Beach hampir suluruh kepala dearah dan ketua DPRD tingkat I maupun Tingkat II se-Sulawesi berkumpul untuk membicarakan persoalan regional Sulawesi. Pada acara pembukaan tersebut Gubernur Sulawsi Tengah HB.Paliudju dalam sambutanya menekankan pentingnya kerjasama regional Sulawesi sebagai upaya Sulawesi Bersatu dalam menyongsong kemajuan bersama. Pertemuan ini, menurut Gubernur diharapkan dapat memberikan rekomendasi bersama untuk mengejar pertumbuhan ekonomi daerah kawasan timur utamanya Sulawesi yang selama ini tertinggal dibandingkan daerah lainya seperti Jawa. Selain pertemuan Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) juga dirangkaikan dengan Forum Parlemen Sulaw€esi pertama. Masih dalam rangkaian pembukaan BKPRS dan Forum Parlemen Sulawesi, Mentri dalam Negri saat membuka acara memberikan arahan bagi seluruh kepala daerah untuk memperbaiki sistim pendataan pemilu dan komitmen perwujudan tata pemerintahan yang baik. Dalam pertemuan tersebut, juga dilaksanakan penanda tanganan kerjasama ekonomi antara pemerintah Sulawesi Tengah dan Propinsi Gorontalo. |
|
|